Konon Caesar Caligula tak hanya menyimpang perilaku sex-nya, tapi juga keranjingan oral sex. Dan melakukan oral sex tidak hanya dengan satu pasangan melainkan beramai-ramai. Dalam perkembangannya, kini oral sex menjadi foreplay, afterplay dan variasi dalam beraktivitas seks.
Sisca berambut sebahu dengan potongan layer samping, mengaku tak mempermasalahkan oral sex, asal hanya dengan kekasihnya. Menurut wanita yang berprofesi sebagai customer service sebuah bank swasta kini, hal itu dilakukan atas dasar suka sama suka.
“Mulanya aku suka oral sex untuk membangkitkan gairah sebelum melakukan ML, namun kemudian menjadi variasi di saat-saat jeda ML,” ujarnya enteng. Hal itu langsung diiyakan pasangannya, Romi yang duduk bersebelahan sembari mendekap mesra kekasihnya.
Waktu dan tempat yang dipilih tentunya saat mereka saling menginginkan. Tak mematok apakah Romi duluan yang meminta atau Sisca. Keduanya saling memahami dan melakukannya atas dasar cinta.
Namun ada juga pasangan wanitanya yang keberatan, ada yang sama-sama tidak mau. Inti alasan bagi yang tak mau, karena menganggap oral sex dinilai kotor, cenderung ada pelecehan seks terhadap wanita dan sekaligus merendahkan wanita itu sendiri.
Hal tersebut senada dengan komentar pasangan yang mengaku baru jadian. Yang laki-laki bernama Dharma (bukan nama sebenarnya), berusia 30 tahun dan Riska (bukan nama sebenarnya) kekasihnya yang terpaut 5 tahun lebih muda. Ungkapan keberatan tentang oral sex dipaparkan saat mereka sedang santai di sebuah kedai kopi.
“Nggak, karena menurut saya oral seks itu menjijikan. Lagian, kan kasihan ceweknya. Masak habis begituan (oral), terus ciuman bibir. Tidak, deh,” tegas laki-laki yang bekerja sebagai management trainee sebuah bank swasta ini.
Pengertian oral sex bisa dilakukan saat foreplay dan afterplay. Saat foreplay, oral sex dilakukan untuk merangsang fisik, bangkitnya gairah yang meledak-ledak, pemanasan yang hangat. Sehingga memudahkan untuk menuju ke intercourse yang menghasilkan puncak kenikmatan yang maksimal.
Setelah sampai puncak, lakukan afterplay dengan oral sex. Untuk menunjukkan kasih sayang pada pasangan (baik lelaki pada wanita maupun wanita pada lelaki) setelah mencapai puncak, jangan langsung tidur atau membalikan badan, tapi tunjukkan dengan oral sex. Badan memang terasa lemas dan keinginan untuk menutup mata lebih dominan, tetapi lebih baik jika sempatkan untuk bersenda gurau sejenak, berciuman sebelum tidur, atau sekadar mendekap erat pasangan Anda!
Dalam afterplay lebih kepada psikis, dengan mencurahkan kasih sayang, dan cinta Anda ke pada pasangan seperti dekapan hangat, ciuman, kecupan mesra. Sehingga pasangan merasa dicintai bukan disaat melakukan hubungan seks, melainkan disegala suasana dan dicintai sepenuh hati.
“Jangan salah, oral sex bisa menimbulkan orgasme, menghasilkan puncak kepuasan dalam aktivitas seksual. Tidak hanya intercourse atau hubungan alat kelamin saja, tapi oral sex juga mampu memberikan orgasme,” jelas Dr. Ferriyal Loetan, ASC & T, SpRM, Mkes (MMR).
“Dari segi kesehatan, oral sex boleh-boleh saja dilakukan, sepanjang orang itu sehat dan tidak memiliki penyakit kelamin. Dari segi kesehatan secara keseluruhan melakukan oral sex dengan orang yang bersih dan sehat, idealnya tidak apa-apa,” ujar Dr. Ferriyal lagi.
Yang jelas, oral sex, felatio dan cunnilingus bisa dilakukan dengan menyenangkan kalau atas dasar senang sama senang, rela dan nyaman.
Bukan hanya keinginan satu pasangan, dimana pasangan satunya keberatan dengan alasan tertentu.
Tips dan Variasi Melakukan Oral Sex
admin, Wednesday, October 8, 2008Tips - 10 Cara Untuk Membuat Wanita Bertekuk Lutut
admin,Apa sebenarnya yang diinginkan wanita dari pasangannya sehingga hubungan cinta mereka menjadi begitu membara dan menyenangkan? Jawabannya, wanita menginginkan pria yang mampu membaca dan memahami keinginan meraka dalam hal seksual.
Tahukah Anda bahwa sebenarnya dalam hal yang satu ini, wanita memiliki hasrat dan keinginan yang sama dengan pria, yaitu mendambakan kehidupan seksual yang nikmat, memuaskan sekaligus membius.
Untuk itulah, pria juga dituntut memiliki kemampuan untuk membangkitkan hasrat dan gairah wanita yang menjadi pasangannya dengan cara yang lembut, misalkan dengan mau menjadi pendengar yang baik, memberi perhatian dalam segala hal dan tak segan menabur pujian kepada pasangannya. Yang tak kalah penting, wanita ternyata juga memiliki fantasi seksual yang liar sebagaimana halnya pria.
Menurut Dr, Johnny Felix G, DMSH, konselor seks lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Ujungpandang, sekaligus pemegang Diploma Male Sexual Health dari Australia, apa yang diinginkan oleh pria maupun wanita dalam hal hubungan seksual sebenarnya sama.
"Tapi tetap saja kodrat meraka berbeda. Gairah pria bisa timbul hanya dengan melihat fisik lawan jenisnya. Tapi tidak demikian halnya dengan wanita. Kaum wanita baru akan bergairah dan terangsang jika, bukan saja ada rayuan dan cumbuan secara fisik dari pasangannya tetapi juga ditunjang fantasi liar dalam benaknya," begitu kata Dr, Johnny.
Nah, yang kini perlu Anda ketahui, ada 10 aktivitas bercinta fantastik yang menjadi favorit mereka. Jika Anda ingin menjadi pria yang didambakan oleh wanita, tak ada salahnya Anda mengetahui dan memahami poin-poin di bawah ini.
1. Oral Seks
Bercinta dengan cara cunnilingus yaitu perangsangan pada daerah Miss V dengan menggunakan lidah, akan memberi rangsangan luar biasa. Karena daerah 'rawan' milik wanita ini merupakan daerah sensitif dan memberi kenikmatan yang luar biasa bila terkena sentuhan-sentuhan lembut. Tak diragukan lagi, pria yang bersedia melakukan seks oral, buat sebagian wanita merupakan ekspresi cinta paling dasar.
2. Pakaian Minim
Gairah seksual wanita lebih cepat bergerak bukan karena kontak fisik saja tapi juga karena secara visual dan emosional. Misalnya menatap tubuh pasangannya yang dibalut busana minim dan transparan, atau bahkan melihat bagian erotis lain dalam balutan busana transparan, ternyata memberikan rangsangan berbeda. Hal ini tak lepas dari, wanita mempunyai daya khayal yang begitu tinggi daripada pria.
3. Bicara Nakal
Bicara nakal (namun tak vulgar) ternyata diperlukan dalam kehidupan pasangan, karena dapat memberi sesuatu yang luar biasa. Obrolan nakal bagi sebagian wanita adalah sesuatu yang mengasyikkan dan dapat menambah kenikmatan dalam bercinta. Membicarakan hal-hal yang dianggap tabu ataupun komentar-komentar nakal tentang tehnik atau variasi bercinta yang mengundang gairah ini bisa dijadikan variasi dalam bercinta dan mampu memberikan nuansa segar bagi kehidupan seksual.
4. Musik Erotis
Suara musik yang mengeluarkan desah erotis itu bisa menyentuh gairah wanita ketimbang pria. Secara umum, wanita lebih menggunakan fantasi dan tanpa sentuhan dapat terangsang. Bahkan, wanita lebih dapat mengalami orgasme lewat berfantasi. Lantunan musik erotis dapat dijadikan sebagai pemanasan, termasuk bagian dari foreplay karena membangkitkan gairah.
5. Tontonan X-rated
Tak dapat disangkal, melihat tontonan porno merupakan trik dari pasangan untuk meningkatkan gairah. Menonton bersama-sama sebelum hubungan intim, dapat menimbulkan rangsangan erotis bagi sebagian wanita.
6. Permainan Tangan
Acap terjadi, wanita enggan bercinta karena lelah fisik akibat bekerja namun ternyata pada saat itu pasangannya sedang ingin bercinta. Sebagai gantinya, meminta wanita menyentuh bagian vital pria dapat membuat wanita terpukau dan larut. Walau, yang tak berlanjut ke dalam kontak seksual, namun wanita pun dapat mengalami orgasme ketika melihat si pria mencapai ejakulasi. Masturbasi merupakan alternatif bagus bagi wanita ketika sedang "berhalangan", atau ketika pria tidak dalam mood bercinta.
7. Seks Kilat
Kegiatan yang tak kenal waktu ini bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Dengan kata lain sex on the run tetap memberi gairah sekalipun tempatnya tidak mutlak di kamar tidur, tapi di garasi, dapur dan kamar mandi. Walau dilakukan secara spontan tetapi tetap lewat pemanasan yang intensif disukai sebagian wanita. "Hubungan" dengan masih mengenakan pakaian, ditambah aroma keringat yang alami, memberi sensasi berbeda. Seks kilat merupakan bentuk variasi hubungan intim yang makin diperlukan bagi pasangan suami istri yang mempunyai aktivitas yang padat. Variasi itu akan memberikan kesenangan yang berbeda sebab tidak menoton.
8. Bercukur
Jangan biarkan acara oral sex menjadi terganggu dengan kehadiran rambut-rambut nakal di sekitar Mr. P atau Miss V. Jika Anda dan pasangan ingin sesuatu yang berbeda, coba minta pasangan untuk mencukur rambut pubis Anda dan begitu juga sebaliknya. Tentu jangan lupa menggunakan shaving cream sebelum acara mencukur dan gunakan juga after shave setelahnya agar area sekitar Mr. P dan Miss V tidak mengalami iritasi.
9. Ekspresi Sex
Ekspresi sex atau luapan emosi seksual ini adalah luapan perasaan yang keluar secara spontanitas. Ekspresi sex akan membuat hubungan intim semakin hangat dan mesra. Karena wanita memiliki kemampuan multi orgasme dan dalam perangsangan yang lama, maka tak henti mengeluarkan suara-suara pertanda nikmat. Pria yang berkemampuan merangsang titik sensitif secara intens akan membuat wanita melepas emosinya lewat suara atau gerakan fisik tak terkendali. Wanita juga senang dan bergairah mendengar suara desah pasangannya.
10. Berbagai Tekhnik & Posisi
Menguasai tekhnik sentuhan seksual dan non seksual sangat penting untuk memperoleh acara bercinta yang memuaskan. Teknik memijat merupakan teknik bercinta yang cukup penting untuk meningkatkan dorongan sex. Berganti posisi mulai dari yang konvensional, woman on top hingga ke rear entry style dapat memberikan berbagai sensasi dan kepusan yang berbeda-beda. Untuk memberi kesan yang berbeda, coba minta pasangan untuk mengambil alih acara bercinta dan dorong pasangan agar ia tidak ragu melakukan improvisasi ketika bercinta. (dari berbagai sumber)
Orgasme dan Ejakulasi pada Pria dan Wanita
admin,Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ternyata laki-laki dan perempuan dapat merasakan orgasme dan dapat melakukan ejakulasi. Orgasme ternyata adalah proses tercapainya kenikmatan saat berhubungan seks, sedangkan ejakulasi adalah bentuk dari tercapainya kepuasan itu.
Pada wanita, ejakulasi yang terjadi hampir sama dengan laki-laki, yaitu terjadi semburan cairan dari alat kelaminnya. Cairan yang keluar adalah semacam protein, dan bentuknya cair seperti urin.
Demikian yang dikutip detikhot dari BBC
Penelitian yang lain juga menyebutkan bahwa cairan yang keluar itu memang urin, namun berubah komposisi pada saat melakukan hubungan seksual ... !!!
1001 Gaya Menuju Puncak Gairah
admin, Saturday, October 4, 2008Bercinta bukan lagi sekadar urusan penyaluran hasrat biologis semata. Bukan juga hanya urusan bikin anak buat pasangan suami istri (pasutri). Lebih dari itu, ia jadi kegiatan rekreatif yang memberi kesenangan dan kepuasan keduanya.
Mengubah gaya bercinta membuahkan sensasi berbeda dan tentunya kepuasan tiada tara. Image Tak heran, aktris Hollywood Demi Moore yang punya pasangan ‘brondong’ Ashton Kutcher, berkorban sepenuh jiwa mencoba berbagai gaya bercinta. Tentu saja, Moore yang sudah berusia 46 tahun harus mengimbangi gairah muda Kutcher yang baru menginjak usia 30 tahun dan sedang hot-hot-nya. “Semua referensi itu (posisi bercinta) kami coba. Ini petualangan buatku dan tentu menyenangkan,” komentar Moore pada people.
Kimberly Flemke PhD, terapis dari Institute for Sex Therapy dan asisten profesor untuk program terapi bagi pasangan dan keluarga di Drexel University, menegaskan, bercinta juga butuh inovasi dan kreativitas agar tidak jadi rutinitas yang menjemukan. Caranya, tentu dengan berganti-ganti gaya bercinta.
“Tak ada batasan dan panduan khusus soal gaya bercinta. Andapun bisa menciptakan gaya baru bersama pasangan karena seks itu seperti permainan dan itu menyenangkan,” kata Flemke, dilansir cosmopolitan.
Ahli Andrologi Rumkital Dr Ramelan Surabaya, dr Johannes Soedjono MKes, mengatakan, berganti-ganti gaya bercinta menjadi bagian penting dari aktivitas seksual. Tak hanya mendukung proses reproduksi (bertemunya sel telur dan sperma untuk kemungkinan menghasilkan pembuahan), tapi juga kepuasan pasangan, terutama buat para hawaa. Betul kiranya pameo yang mengibaratkan perempuan sebagai kompor minyak dan pria adalah kompor gas. Perempuan tidak bisa secepat kilat terangsang dan mencapai klimaks dibanding pria.
“Perlunya berganti posisi saat berhubungan intim membantu perempuan mencapai orgasme yang tidak mudah didapatkan hanya lewat posisi missionary (pria di atas perempuan),” terang Johannes yang sehari-hari berpraktik di Unit Kesehatan Andrologi.
Pada dasarnya ada tiga posisi dasar dalam bercinta), yaitu berbaring, duduk, dan berdiri. Tiga posisi itu kemudian dikembangkan menjadi banyak variasi tanpa batas. Berkembangnya berbagai variasi posisi bercinta inilah yang membuat kaum hawa tak sekadar objek dan bisa mengendalikan ’permainan’ sehingga juga mampu mencapai kepuasaan sama seperti pasangan prianya.
Kalau masih banyak perempuan yang mengaku belum pernah merasakan bagaimana nikmatnya big O (orgasme dan orgasme ganda), bisa jadi sumbernya adalah dari monotonnya gaya bercinta. Posisi missionary lebih banyak menguntungkan kaum pria karena memudahkan penetrasi lebih dalam, tapi sulit memberi ruang bagi perempuan untuk merangsang diri sendiri dan G-spot yang menjadi daerah paling sensitif organ intimnya.
Ini karena letak G-spot yang hanya berjarak 2-3 sentimeter arah jam 12 dari lubang vagina, yang agak sulit dicapai dengan posisi men on top. Namun posisi ini yang paling disarankan untuk kemungkinan terjadinya kehamilan yang lebih besar.
Johannes mengingatkan, bagaimanapun posisi bercinta yang hendak dilakukan, tidak ada masalah sepanjang memperhatikan tiga hal penting, yaitu saling dikehendaki, aman, dan saling mencapai kepuasaan.
Saling dikehendaki berarti posisi itu dilakukan atas kesepakatan didahului komunikasi dan keterbukaan pasangan karena pada beberapa posisi kadang kurang nyaman bagi satu pihak. Aman berarti posisi yang dilakukan tidak menimbulkan cedera atau berbahaya bagi kesehatan, misalnya posisi mengangkat kaki terlalu tinggi sehingga menimbulkan kram atau keseleo akibat tidak terbiasa, atau posisi di bawah relatif lebih aman untuk pasien pascaserangan jantung. Terakhir, saling mencapai kepuasaan yang berarti dibutuhkan kerjasama pasangan.